
Mari kita jujur-jujuran. Berapa kali Anda buka chart M1 atau M5 dan merasa seperti sedang melihat tes EKG orang yang lagi dikejar rentenir? Naik, turun, naik, turun, *sideways* panjang, lalu tiba-tiba satu *spike* gila yang menghabisi *stop loss* Anda. Itulah "indahnya" trading menggunakan chart berbasis waktu (time-based).
Setiap *candle* mewakili waktu. 5 menit. 1 jam. 1 hari. Tidak peduli harganya cuma gerak 1 poin atau 1000 poin, *candle* baru akan tetap terbentuk. Hasilnya? Kekacauan visual. Kita menyebutnya "noise" atau "kebisingan pasar". Itu adalah puluhan pergerakan harga tidak signifikan yang dirancang khusus untuk membuat Anda panik, ragu, dan mengambil keputusan bodoh.
Lalu, datanglah seorang "master" trading dari Jepang (konon katanya) dan berkata, "Bagaimana kalau kita buang saja konsep WAKTU?"
Itulah premis gila di balik Renko Charts. Renko, dari kata "Renga" yang artinya "bata", adalah cara melihat pasar yang sama sekali berbeda. Dan di artikel ini, kita akan membongkar tuntas apa itu Renko, mengapa ia bisa jadi sahabat terbaik Anda, dan mengapa ia juga bisa jadi penipu paling licik di *platform* MT5 Anda.
Bayangkan Anda sedang membangun tembok pakai LEGO. Anda punya banyak keping LEGO (bata) dengan ukuran yang sama persis. Anda tidak akan menumpuk bata baru sampai Anda punya ruang yang cukup, bukan?
Renko bekerja persis seperti itu. Ia sama sekali tidak peduli dengan waktu. Entah itu butuh 5 menit, 5 jam, atau 5 hari, Renko tidak akan menggambar "bata" (brick) baru sampai harga bergerak sejauh jarak yang sudah Anda tentukan.
Chart Renko terdiri dari dua hal:
Itu saja. Tidak ada *shadow* (sumbu) atas-bawah yang bikin pusing. Tidak ada *body* besar-kecil. Tidak ada pola *Doji*, *Hammer*, atau *Engulfing* yang harus Anda hafal. Yang ada hanya tumpukan bata rapi yang menunjukkan satu hal: pergerakan harga yang signifikan.
Di sinilah letak keajaibannya (atau keanehannya). Saat Anda membuka chart Renko, Anda harus menentukan satu parameter krusial: Ukuran Bata (Brick Size).
Katakanlah Anda trading EURUSD dan Anda menetapkan *Brick Size* = 10 pips (atau 100 poin).
Kenapa harus dua kali lipat untuk berbalik arah? Ini adalah mekanisme jenius Renko untuk filter noise. Jika harga hanya naik 10 pips lalu turun lagi 10 pips, itu dianggap *noise*. Renko tidak akan menggambar apa-apa. Dia hanya akan menggambar bata baru jika tren berlanjut (naik 10 pips lagi) atau jika tren berbalik secara signifikan (turun 20 pips).
Hasilnya? Chart yang LUAR BIASA bersih. Sangat, sangat bersih. Sampai-sampai terlihat menipu.
Ada alasan kenapa chart Renko sering muncul di Instagram para "guru trading". Tampilannya memang seksi dan terlihat "mudah". Dan jujur saja, kelebihannya memang nyata.
Ini adalah kelebihan utamanya. Periode *sideways* yang di chart *candlestick* terlihat seperti gergaji mesin, di chart Renko mungkin hanya terlihat... datar. Atau mungkin hanya terdiri dari 2-3 bata yang bolak-balik. Anda tidak akan tergoda untuk *over-trading* di pasar yang sedang tidak jelas. Renko secara paksa membuat Anda lebih sabar.
Lupakan *Moving Average* yang saling silang. Di Renko, tren itu sederhana:
Anda tidak perlu jadi analis teknikal bersertifikat untuk melihat ke mana arah pasar. Ini membuat pengambilan keputusan jadi lebih sederhana: "Jangan *short* saat bata masih hijau."
Karena Renko mengabaikan *spike-spike* kecil (noise), level *Support* dan *Resistance* (S/R) yang terbentuk biasanya jauh lebih valid dan bersih. Area di mana tumpukan bata berbalik arah berkali-kali adalah level S/R yang sangat kuat. Anda tidak perlu pusing menarik garis S/R yang meleset 5-10 pips karena sumbu *candle* yang kepanjangan.
Oke, cukup promosinya. Sekarang mari kita bicara kenyataan pahit. Jika Renko sesempurna itu, kenapa tidak semua orang memakainya dan jadi kaya raya?
Karena Renko punya kelemahan yang, jika Anda tidak sadar, akan menghancurkan akun Anda lebih cepat daripada *candle* NFP.
Ini dosa terbesarnya. Karena Renko tidak punya sumbu waktu, Anda bisa salah kaprah.
Contoh Skenario Bencana:
Anda melihat chart Renko EURUSD (Brick Size 10 pips). Wow! Ada 5 bata hijau beruntun. Terlihat seperti *uptrend* yang mulus dan stabil. Anda berpikir, "Ah, ini tren yang sehat."
Kenyataan:
5 bata hijau itu (total 50 pips) mungkin saja terbentuk hanya dalam 10 DETIK saat rilis berita NFP. Itu adalah pergerakan super volatil dan eksplosif. Tapi di chart Renko Anda, itu terlihat sama mulusnya dengan tren yang butuh waktu 5 jam untuk terbentuk.
Masalah lainnya adalah *lag*. Bata terakhir selalu bisa berubah-ubah. Anda mungkin melihat bata hijau baru terbentuk. Anda *entry buy*. Tiba-tiba harga turun 19 pips (ingat, butuh 20 pips untuk *reverse*). Bata hijau tadi akan tetap di sana, seolah-olah harga masih *bullish*. Padahal harga *real-time* sudah hampir menyentuh *stop loss* Anda. Ini bukan *repainting* klasik, tapi ini "tipuan visual" yang mematikan.
Seluruh performa chart Renko Anda bergantung pada satu angka: Ukuran Bata.
Banyak trader menghabiskan waktu berbulan-bulan hanya untuk mencari "Brick Size terbaik", yang mana (spoiler!) itu tidak ada. Ukuran yang pas hari ini, akan jadi bencana minggu depan saat volatilitas pasar berubah.
Scalper butuh informasi *real-time* soal *spread*, volume, dan kecepatan pergerakan. Renko menyembunyikan semua itu. Anda tidak tahu seberapa "kuat" pergerakan di balik satu bata. Anda hanya melihat hasil akhirnya. Mencoba *scalping* pakai Renko itu seperti lari maraton sambil pakai penutup mata.
Inilah masalah utamanya: MetaTrader 5 (MT5) TIDAK mendukung Renko secara *native*. Titik. Anda tidak bisa klik `Charts -> Renko` seperti di platform lain. Ini menyebalkan.
Untuk memakai Renko di MT5, kita harus pakai "trik". Trik ini melibatkan penggunaan Indikator (atau Expert Advisor) khusus yang akan *membuatkan* kita chart Renko di "belakang layar". Chart ini disebut Offline Chart.
Ikuti langkah-langkah ini dengan teliti, jangan ada yang terlewat.
Offline Chart di MT5 adalah chart yang datanya tidak disuplai langsung oleh broker Anda. Datanya disuplai oleh "sesuatu" yang lain. Dalam kasus ini, "sesuatu" itu adalah Indikator Renko yang akan kita pasang.
Indikator ini akan "mendengarkan" data harga *real-time* (misal dari EURUSD, M1) lalu "menulis" data tersebut sebagai bata-bata Renko ke sebuah file data histori kustom (misal, "EURUSD, M2").
Kita kemudian akan membuka chart "EURUSD, M2" itu secara *offline*.
Anda tidak bisa pakai indikator bawaan. Anda harus *download* atau membeli Indikator Renko. Artikel MQL5 (yang jadi inspirasi tulisan ini) biasanya menyertakan contoh kodenya, atau Anda bisa cari di *Marketplace* MQL5. Cari saja "Renko" (banyak yang gratis, banyak juga yang berbayar).
Setelah Anda *download* (file .ex5 atau .mq5), masukkan ke folder `MQL5/Indicators` di instalasi MT5 Anda. *Restart* MT5 Anda.
File -> Open Offline.Open.JEDERR! Anda sekarang akan melihat sebuah chart baru yang berisi bata-bata Renko yang cantik. Chart ini akan terus *update* secara *real-time* selama:
Oke, Anda sudah berhasil pasang. Sekarang bagaimana cara pakainya agar tidak jadi donatur broker?
Renko Charts bukanlah "Holy Grail". Maaf sudah menghancurkan harapan Anda. Ia adalah sebuah alat. Sama seperti pisau. Di tangan koki, ia jadi alat masak. Di tangan orang bodoh, ia jadi senjata makan tuan.
Renko adalah alat yang luar biasa untuk mendiagnosis kesehatan tren dan mengabaikan drama pasar jangka pendek. Ia memaksa Anda untuk fokus pada pergerakan harga yang "sebenarnya", bukan pada bayangan *candle* yang menakut-nakuti.
Kelemahan terbesarnya adalah hilangnya informasi waktu, yang bisa menciptakan ilusi ketenangan padahal pasar sedang bergejolak. Jangan pernah *entry* hanya berdasarkan satu bata Renko. Gunakan ia sebagai filter, sebagai kompas, atau sebagai asisten analisis Anda.
Jika Anda adalah tipe trader yang emosional, mudah panik melihat *noise*, dan sering *over-trading* di pasar *sideways*, Renko mungkin adalah terapi kejut yang Anda butuhkan.
Mau bongkar-bongkaran jujur dan sarkastik tentang alat-alat trading lainnya? Atau ingin tahu strategi lebih dalam tentang cara menggabungkan Renko dengan indikator lain? Jangan cuma bengong di sini.
Pastikan Anda follow akun sosial media INVEZTO! Kami menyajikan info, analisis, dan edukasi trading yang blak-blakan, tanpa *gimmick* "pasti profit", dan tentu saja, jauh lebih menarik daripada hanya menatap tumpukan bata. Dapatkan info menarik lainnya dan jadilah trader yang lebih cerdas, bukan cuma lebih sibuk.
Multi-Level Grid Trading M...
Bitcoin: Asia Serves Toxic...
Pasar Forex Curang? ...
Gartley Pattern MQL5: The ...