Our professional Customer Supports waiting for you! Contact now
Everyday: 09:00am - 10:00pm
By Invezto in Trading Insight on 14 Nov, 2025

Bitcoin ke $98.000? Mengapa "Mereka" Mengincar Uang Anda Tepat di Bawah Angka $100k

Parafrase Artikel TradingView BTC $98k

Bitcoin ke $98.000? Mengapa "Mereka" Mengincar Uang Anda Tepat di Bawah Angka $100k

Di dunia trading crypto yang liar ini, ada dua jenis orang. Pertama, si "HODLer" abadi yang percaya Bitcoin akan ke $1juta karena "adopsi", "desentralisasi", dan "revolusi finansial". Kedua, si trader teknikal yang pusing tujuh keliling menggambar ribuan garis di chart, berharap salah satunya benar.

Tapi ada satu rahasia... atau lebih tepatnya, sebuah "teori konspirasi" yang sayangnya seringkali benar. Pasar tidak bergerak karena "sentimen" Anda. Pasar tidak bergerak karena "berita" di TV. Pasar tidak peduli dengan "analisa" Anda.

Pasar adalah sebuah mesin raksasa yang lapar. Dan makanannya? Uang Anda.

Sebuah ide menarik muncul di TradingView dari seorang analis bernama "Gntrader". Dia tidak sedang meramal pakai bola kristal. Dia tidak sedang menarik garis Fibonacci dari langit. Dia menunjuk satu level spesifik dengan alasan yang sangat dingin dan logis: $98.000. Judulnya provokatif: "Bitcoin: Akankah ia mengambil likuiditas di $98.000?"

Bukan $100.000? Kenapa $98.000? Kenapa "mengambil likuiditas"?

Selamat datang di "sisi gelap" pasar. Ini adalah cara kerja pasar yang tidak pernah diajarkan di seminar-seminar trading berbayar. Ini adalah konsep "Smart Money". Dan jika Anda tidak memahaminya, Anda selamanya hanya akan menjadi "bensin" untuk menggerakkan mesin ini. Artikel ini adalah pil pahit edukasi untuk Anda, dibalut sarkasme agar lebih mudah ditelan.


Apa Sebenarnya "Likuiditas" Itu? (Petunjuk: Itu Uang Anda)

Lupakan definisi buku teks yang membosankan. Dalam realitas pasar yang kejam, "Likuiditas" adalah istilah keren untuk: Sekumpulan besar order yang menunggu untuk dieksekusi.

Pikirkan pasar sebagai predator raksasa, katakanlah seekor Hiu. Hiu ini perlu makan. Dia tidak akan buang-buang energi mengejar satu ikan teri (Anda, dengan lot 0.01). Dia akan berenang ke tempat di mana ikan-ikan teri BERKUMPUL dalam jumlah besar. Kumpulan ikan teri itulah "Likuiditas".

Di mana kumpulan ikan teri ini? Ada dua tempat utama:

1. Sarang Stop Loss (Stop Loss Pools)

Tempat ini adalah favorit si Hiu. Bayangkan:

  • Setiap orang yang melakukan "SHORT" (menjual) Bitcoin di harga $70.000, di mana mereka menaruh *Stop Loss* (SL) mereka? Tentu saja, sedikit di atas $70.000.
  • Setiap orang yang melakukan "LONG" (membeli) Bitcoin di harga $60.000, di mana mereka menaruh SL mereka? Tentu saja, sedikit di bawah $60.000.

Kumpulan SL ini adalah "likuiditas" yang lezat. Jika Hiu (Market Maker / Smart Money) ingin harga NAIK, mereka butuh "bahan bakar". Cara termudah? Dorong harga ke atas $70.000, "sikat" semua SL para *shorter*. Saat SL itu kena, itu adalah order "BUY MARKET" paksa. Dan ribuan order BUY MARKET yang tereksekusi bersamaan? Itulah bahan bakar roket.

2. Sarang Take Profit & Breakout (The Obvious Levels)

Ini adalah tempat pesta kedua.

  • Breakout Traders: Setiap trader "bodoh" (maaf, "pemula") yang diajari untuk "Buy on Breakout" akan menaruh order "BUY STOP" tepat di atas level *resistance* kuat (misal, $74.000, All-Time High sebelumnya).
  • Take Profit Orders: Jutaan trader ritel yang sudah *long* dari bawah akan menaruh order "TAKE PROFIT" (Sell Limit) di angka-angka bulat yang cantik. Angka berapa yang paling cantik dan paling seksi di dunia Bitcoin saat ini? Tentu saja: $100.000.

Pasar tahu ini. Algoritma yang menggerakkan pasar tahu persis di mana order Anda menumpuk. Tugas algoritma itu sederhana: Bergerak ke level di mana paling banyak order menumpuk, "ambil" semua order itu, lalu berbalik arah, meninggalkan Anda dalam kebingungan.


"Dosa" Pasar: Mengapa 'Mereka' Harus Mengisi 'Imbalance' (FVG)

Selain mengejar likuiditas, si Algo pasar ini juga punya satu "penyakit" mental: Dia benci ketidakefisienan. Dia obsesif-kompulsif (OCD). Dia tidak suka ada "ruang kosong" di chart.

Ruang kosong ini punya nama keren: Imbalance atau Fair Value Gap (FVG). Sederhananya, ini adalah pergerakan harga yang GILA dan sangat cepat (misalnya satu *candlestick* hijau panjang yang gila-gilaan) di mana hanya ada order "BUY" dan hampir tidak ada order "SELL" sama sekali. Pasarnya "tidak seimbang".

Si Algo, dalam "kebijaksanaannya", merasa "bersalah". "Wah, tadi gue nge-pump terlalu cepat, ada area yang kelewatan." Cepat atau lambat, dia akan "kembali" ke area itu untuk "mengisi" kekosongan itu, untuk menyeimbangkan kembali "buku pesanan" (order book).

Analisa Gntrader di TradingView itu (secara implisit) melihat ini. Dia melihat chart *weekly* (time frame besar) dan melihat ada "ruang kosong" raksasa di atas, sebuah *imbalance* besar yang belum terisi. Dan di ujung *imbalance* itu? Ada kolam likuiditas besar.

Pasar punya DUA alasan untuk naik ke sana: 1. Untuk "menebus dosa" dan mengisi *imbalance* (FVG) yang ditinggalkannya. 2. Untuk "makan siang" di kolam likuiditas yang menunggunya di atas.


Skenario Sarkastik: "The Great $98k Rug Pull"

Jadi, mari kita gabungkan semua konsep ini dan buat sebuah skenario drama. Inilah yang MUNGKIN terjadi, berdasarkan ide "likuiditas di $98.000".

Babak 1: Pesta Dimulai (FOMO si Ritel)

Bitcoin menembus All-Time High di $74.000. Media menggila. CNBC, Bloomberg, semua berteriak "BITCOIN TO $100K!". Nenek Anda, tukang ojek langganan Anda, dan bos Anda di kantor, semuanya mulai bertanya, "Masih telat nggak kalau beli Bitcoin sekarang?"

Ini adalah "umpan". Para trader ritel yang tadinya ragu, kini dilanda FOMO (Fear Of Missing Out) akut. Mereka mulai "BUY" gila-gilaan di $75k, $80k, $85k. "Kejar kereta! Jangan sampai ketinggalan!" teriak mereka.

Babak 2: Identifikasi Target (Di Mana Uang Berada?)

Sementara itu, di sebuah ruangan gelap, si "Algo" atau "Market Maker" sedang menghitung. Dia melihat *order book*-nya. Dan dia melihat ini:

  • Gunung Es di $100.000: Triliunan rupiah (dalam bentuk USD) order "SELL LIMIT" menumpuk di $100.000. Ini adalah target profit massal dari jutaan trader ritel di seluruh dunia.
  • Perbukitan di $95k - $99k: Sekelompok trader yang merasa "lebih pintar". Mereka berpikir, "Ah, pasti nggak akan pas $100k. Gue jual di $98k aja biar pasti kena." Ini juga likuiditas. Dan seperti yang ditunjuk Gntrader, level $98k ini adalah *cluster* (kumpulan) yang sangat besar.
  • Debu-debu di Bawah: Order-order kecil yang tersebar. Tidak menarik.

Si Algo punya misi: Dia perlu MENJUAL (distribusi) simpanan Bitcoin-nya yang besar. Kepada siapa dia akan menjual? Tentu saja, kepada para pembeli panik (FOMO) di Babak 1.

Babak 3: Eksekusi Jebakan (The Liquidity Grab)

Si Algo memulai permainannya. Dia "memompa" harga secara agresif. $80k... $85k... $90k... Setiap kenaikan ini memicu lebih banyak FOMO. Orang-orang "membeli pucuk" (buying the top) dengan harapan bisa menjual di $100k.

Dan si Algo? Dia dengan senang hati *menjual* Bitcoin-nya kepada mereka. Dia "distribusi" pelan-pelan tapi pasti ke dalam gelombang *panic-buying* ini.

Sekarang, klimaksnya. Harga mendekati $95k... $96k... $97k...

Inilah "zona pembantaian" (kill zone). Para trader "pintar" yang pasang TP di $98k (ide Gntrader) mulai tereksekusi. Order "SELL LIMIT" mereka "diambil" oleh si Algo. Pada saat yang sama, gelombang FOMO TERAKHIR muncul. Orang-orang melihat, "GILA! TINGGAL $2000 LAGI KE $100K! SIKATTT!"

Mereka "BUY MARKET" membabi buta di $98.000.

Dan tepat di situlah jebakannya. Tepat di $98.000-an. Si Algo selesai menjalankan misinya. Dia telah: 1. Mengambil likuiditas para *front-runner* di $98k. 2. Menjual sisa Bitcoin terakhirnya kepada para pembeli FOMO paling bodoh di $98k. 3. Mengisi *imbalance* (FVG) yang ada di bawahnya (dalam perjalanan naik).

Misinya selesai. Apa yang dia lakukan sekarang? Dia "menarik" semua order belinya (bids). Lantai penyangga harga hilang. Dan... *dump* besar-besaran dimulai.

Babak 4: Pembantaian (The Aftermath)

Harga runtuh dari $98k. Jatuh ke $90k... $85k... $80k...

Siapa yang jadi korban?

  • Para pembeli FOMO di $90k-$98k: Sekarang *nyangkut* parah (holding the bag).
  • Para "pemimpi" $100k: Target profit mereka tidak pernah tercapai. Mereka gigit jari melihat profit mereka yang besar menguap.
  • Para *shorter* (jika ada): Sudah lama *liquidated* (bangkrut) saat harga naik ke $80k.

Siapa pemenangnya? "Mereka". Si Algo. Mereka berhasil menjual di harga tertinggi, kepada pembeli yang paling panik, tepat di level likuiditas terbesar, dan sekarang mereka siap untuk membeli kembali di harga diskon di bawah.


Ini Bukan Ramalan, Ini Skenario "Jika-Maka"

Apakah ini *pasti* akan terjadi? Tentu saja tidak. Tidak ada yang pasti di pasar. Apakah *pasti* di $98.000? Bisa jadi $97.500, bisa jadi $99.000. Analisa Gntrader di TradingView itu bukanlah ramalan kiamat. Itu adalah sebuah *peta*. Dia hanya menunjuk ke sebuah "pulau harta karun" (atau "pulau ranjau") dan berkata, "Hei, lihat. Di $98k itu ada tumpukan order yang sangat besar. Kemungkinan besar, predator pasar akan berenang ke sana."

Tugas Anda bukan untuk percaya buta-buta. Tugas Anda adalah untuk *sadar* akan skenario ini.

Jadi, bagaimana cara Anda selamat dari jebakan ini?

  1. Berhenti Pasang Target di Angka Bulat: Jangan jadi bagian dari "Gunung Es Likuiditas" di $100k. Jadilah "hantu". Ambil profit Anda di angka-angka "aneh" seperti $97.450 atau $98.150.
  2. Jangan Jadi Likuiditas: Pahami di mana likuiditas berada, dan JANGAN menaruh order Anda di sana.
  3. Take Profit Bertahap: Jangan serakah ingin menjual semuanya di pucuk. Jual 25% di $85k, 25% di $90k, 25% di $95k, dan sisanya biarkan. Amankan profit di jalan naik.
  4. Jangan FOMO!: Jika Anda ketinggalan kereta, BIARKAN. Kereta berikutnya akan selalu datang. Membeli di pucuk euforia adalah cara tercepat untuk menjadi "makanan" si Algo.

Kesimpulan: Anda Mau Jadi Bensin atau Jadi Sopir?

Pasar adalah permainan yang kejam. Anda bisa terus membohongi diri sendiri bahwa ini semua tentang "teknologi" dan "masa depan". Atau Anda bisa menerima kenyataan pahit: Ini adalah permainan raksasa untuk memindahkan uang dari orang yang tidak sabar dan tidak teredukasi (ritel) ke orang yang sabar dan punya "peta" (Smart Money).

Ide seperti yang diposting di TradingView itu adalah "peta"-nya. Itu adalah bocoran tentang *bagaimana* "mereka" berpikir. $98.000 adalah jebakan yang sempurna. Cukup dekat dengan $100.000 untuk memicu FOMO maksimal, tapi cukup jauh untuk "meninggalkan" semua orang yang serakah menunggu di angka bulat itu.

Pertanyaannya sekarang sederhana: Anda mau jadi apanya? Anda mau jadi bensin (likuiditas) yang dibakar untuk menggerakkan roket, atau Anda mau jadi sopir yang ikut menikmati perjalanan dan keluar sebelum roketnya meledak?

Permainan ini butuh lebih dari sekadar "feeling" atau "ikut-ikutan". Anda butuh edukasi yang jujur, analisa yang tajam, dan pola pikir yang tidak *mainstream*. Untuk semua itu, dan untuk dosis harian sarkasme edukatif yang akan "menampar" Anda agar waras, Anda tahu harus ke mana. Ikuti semua akun sosial media INVEZTO. Berhentilah menjadi ikan teri, mulailah berpikir seperti Hiu.

You may also like

Related posts