Our professional Customer Supports waiting for you! Contact now
Everyday: 09:00am - 10:00pm
By Invezto in Trading Insight on 19 Dec, 2025

Bitcoin Bangkit: Tren Baru atau Halusinasi Sesaat?

Bitcoin Bangkit: Tren Baru atau Halusinasi Sesaat?

Bitcoin Bangkit: Apakah Ini "To The Moon" yang Asli atau Cuma Halusinasi Akibat The Fed?

Selamat datang kembali di arena sirkus kripto. Setelah berminggu-minggu membuat pemegangnya mual dengan volatilitas yang lebih parah dari roller coaster rusak, Bitcoin akhirnya memutuskan untuk bangun dari tidur siangnya. Tapi pertanyaannya, apakah bangunnya kali ini untuk lari maraton menuju $100.000, atau cuma sekadar "menggeliat" sebentar sebelum tidur lagi (baca: koreksi)?

Mari kita jujur. Sentimen pasar belakangan ini lebih membingungkan daripada sinetron azab. Satu hari semua orang teriak "Crypto is Dead!", besoknya mereka gadai sertifikat rumah buat beli di pucuk. Analisis terbaru dari Investing.com mencoba membedah fenomena ini dengan kepala dingin. Apakah kebangkitan Bitcoin ini adalah reaksi jangka pendek terhadap The Fed yang mulai "lembek" (dovish), atau benar-benar awal dari tren perubahan yang sejati?

Siapkan kopi, dan mari kita bedah satu per satu tanpa filter manis-manis.

Angin Segar dari The Fed: Jerome Powell Jadi Marketing Bitcoin?

Faktor terbesar yang membuat Bitcoin bisa bernapas lega minggu ini bukanlah teknologi baru atau adopsi negara antah berantah, tapi sesederhana: Jerome Powell dan geng The Fed-nya.

Ingat, Bitcoin itu aset berisiko. Dia butuh "uang murah" untuk tumbuh subur. Sampai pertengahan November kemarin, The Fed masih pasang muka garang (hawkish), membuat investor lari ketakutan ke Dolar AS. Tapi, tiba-tiba narasi berubah. Peluang pemangkasan suku bunga di bulan Desember melonjak dari 30% jadi 85% dalam sekejap mata.

Kenapa Kamu Harus Peduli?
Saat The Fed melunak, Dolar AS melemah. Dan karena Bitcoin dihargai dalam Dolar, secara matematis BTC jadi lebih menarik. Ini seperti hukum fisika pasar: Dolar turun, Aset Risiko (Crypto/Saham) naik. Jadi, kenaikan saat ini sebagian besar adalah "hadiah" dari kebijakan makro, bukan karena Bitcoin tiba-tiba jadi lebih hebat.

Institusi Galau: BlackRock Jual, Tapi Fidelity Beli?

Kalau kamu bingung, tenang saja. Institusi besar yang katanya "Smart Money" juga sama bingungnya. Data minggu lalu menunjukkan volatilitas arus dana yang bikin pusing.

  • Sisi Gelap: Terjadi arus keluar (outflow) sebesar $1,94 miliar dari produk investasi kripto. BlackRock (IBIT) bahkan mencatat outflow harian $523 juta. Ini sinyal bahwa saat harga turun, tangan-tangan lemah institusi pun ikut gemetar dan jual rugi.
  • Sisi Terang: Di paruh kedua minggu, tren berbalik. Fidelity mencatat inflow $108 juta. Artinya, ada institusi yang melihat koreksi ini sebagai diskon akhir tahun.

Jadi, narasi bahwa "Institusi selalu HODL" itu bohong. Mereka juga manusia (atau algoritma) yang bisa panik. Tapi divergensi ini menunjukkan bahwa pasar sedang mencari keseimbangan baru.

The Whale in The Room: Michael Saylor "Serok" Lagi

Di tengah kegalauan ini, ada satu orang yang sepertinya tidak punya tombol "Jual" di keyboard-nya: MicroStrategy.

Perusahaan ini baru saja memborong lagi 8.178 BTC. Bagi mereka, volatilitas adalah diskon. Langkah agresif ini memberikan sinyal kuat ke pasar ritel: "Kalau paus sebesar ini berani beli di bawah, kenapa kamu takut?"

Namun, hati-hati. Data on-chain menunjukkan bahwa di saat yang sama, banyak dompet investor jangka panjang (Long-Term Holders) yang justru membuang barang (sekitar 800.000 BTC dilepas). Ini adalah pertarungan klasik antara Paus Korporat (MicroStrategy) melawan Paus Lama yang ingin take profit.

Analisis Teknikal: Jangan Senang Dulu Sebelum Tembus Angka Ini

Sekarang mari kita lihat grafiknya, supaya kita tidak cuma menebak-nebak buah manggis.

Bitcoin sempat membentuk pola menakutkan bernama Head and Shoulders (OBO), yang biasanya jadi sinyal terjun bebas. Target penurunannya ada di sekitar $85.260 (Fibonacci 0.786). Beruntung, level ini terbukti jadi lantai beton yang kuat. Harga memantul dari sini.

Tapi, jangan langsung pesan Lamborghini. Pemulihan ini belum matang.

Level Kunci yang Wajib Kamu Pantau:

  1. Resistance Terdekat: $91.000 - $94.700. Selama harga masih di bawah ini, kenaikan ini cuma "Dead Cat Bounce" (pantulan kucing mati).
  2. The Holy Grail: $100.000. Ini bukan cuma angka bulat. Ini adalah tembok psikologis raksasa. Untuk mengkonfirmasi tren bullish sejati, Bitcoin harus menembus level ini dan bertahan di atasnya.
  3. Zona Bahaya: $85.250. Kalau level ini jebol lagi, siap-siap melihat angka $75.000 - $78.000 di layar HP-mu.

Indikator Stochastic RSI juga sudah mendekati area jenuh beli (overbought). Artinya? Bensin untuk naik mungkin sudah mulai menipis dalam jangka pendek.

Kesimpulan: Jebakan atau Peluang?

Apakah tren sudah berubah? Belum sepenuhnya.

Apa yang kita lihat sekarang adalah reaksi euforia sesaat terhadap potensi pemangkasan suku bunga The Fed. Agar ini menjadi tren naik yang berkelanjutan (Sustainable Bull Run), Bitcoin butuh lebih dari sekadar harapan suku bunga; dia butuh volume beli yang konsisten di atas $94.000.

Pasar saat ini sedang dalam fase "pembersihan emosional". Sentimen di media sosial sempat jatuh ke titik terendah (extreme fear), yang secara historis sering kali jadi tanda dasar (bottom). Tapi ingat, sejarah tidak selalu berulang, kadang dia cuma mirip.

Jangan FOMO. Jangan all-in uang dapur. Gunakan level-level teknikal di atas sebagai panduan navigasimu di lautan kripto yang ganas ini.


Masih Bingung Kapan Harus Entry atau Exit?

Membaca analisis itu satu hal, mengeksekusi trading saat market sedang gila adalah hal lain. Kamu tidak perlu menghadapi volatilitas ini sendirian.

Berhenti menebak-nebak, mulailah berstrategi dengan data.

👉 Follow akun social media INVEZTO sekarang juga! Dapatkan update harian seputar level kunci Bitcoin, analisis on-chain paus, dan strategi manajemen risiko yang akan menyelamatkan portofoliomu dari kehancuran. Klik tombol follow, sebelum Bitcoin meninggalkanmu di stasiun!

You may also like

Related posts