Our professional Customer Supports waiting for you! Contact now
Everyday: 09:00am - 10:00pm
By Invezto in Trading Insight on 11 Nov, 2025

5 Kesalahan Fatal yang Membuat 90% Trader Kehilangan Akun Mereka!

5 Kesalahan Fatal yang Membuat 90% Trader Kehilangan Akun Mereka!

“Kalau kamu pernah blow akun, kalah lima kali berturut-turut, atau merasa pasar selalu ‘melawanmu’ — selamat, kamu akan segera tahu alasan sebenarnya kenapa semua itu terjadi.”

Setelah lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia trading dan mentoring, saya sudah melihat ribuan trader gagal — bukan karena mereka bodoh, tapi karena terus mengulangi lima kesalahan mematikan ini tanpa sadar. Dan parahnya, kebanyakan bahkan merasa sudah “melakukan hal yang benar”.

1. Trading dengan Emosi – Adrenaline Rush Si Pecundang

✅ Menang sekali → percaya diri berlebihan → pasang lot lebih besar.
❌ Kalah sekali → marah → tahan posisi rugi atau balas dendam ke market.

Itu semua berawal dari kepala, bukan dari strategi. Trading bukan tentang perasaan — tapi tentang disiplin. Begitu kamu membiarkan emosi mengambil alih, pasar akan memberikan pelajaran brutal dengan uang sungguhan sebagai biayanya.

Jangan pernah trading sambil nyetir, makan, atau lagi debat sama pasangan. Fokus adalah bahan bakar utama trader profesional. Kalau tidak bisa mengawasi market sepenuhnya, lebih baik jangan buka posisi sama sekali.

2. Tanpa Trading Plan – Menembak Tanpa Mengarahkan

Banyak trader bukan kalah karena mereka salah, tapi karena mereka bahkan tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan. Ada yang buka posisi cuma karena “feeling harga bakal naik”. Tanpa entry jelas, tanpa stop loss, tanpa take profit — itu bukan strategi, itu judi yang dibungkus seolah-olah analisis.

Checklist Trading Plan yang Seharusnya Kamu Punya:

  • Analisis fundamental dan teknikal yang jelas
  • Zona entry dan exit yang terukur
  • Target profit realistis
  • Risiko per transaksi maksimal 2% dari total akun

Tanpa rencana, kamu bukan trader — kamu hanya penjudi dengan grafik candlestick sebagai kasino virtual.

3. Gonta-Ganti Strategi – Sindrom “System-Hopping”

Kamu tidak bisa punya six-pack kalau gonta-ganti pelatih gym setiap hari. Begitu juga dengan trading. Minggu ini pakai Price Action, minggu depan pindah ke indikator, minggu berikutnya beli kursus “AI Auto Trading”.

Kamu terlalu banyak ikut sinyal dari grup online, copy-paste posisi orang lain, dan akhirnya kehilangan kemampuan untuk berpikir sendiri.

Akibatnya? Kamu tidak pernah benar-benar menguasai satu sistem pun. Lalu kamu menyimpulkan “semua strategi tidak ada yang bekerja”, padahal kamu saja yang tidak sabar membiarkannya bekerja.

Berhentilah mencari sistem sempurna — itu tidak ada. Yang kamu butuhkan adalah strategi konsisten dan kesabaran untuk menekuninya. Kalau mau eksperimen, lakukan di akun demo, bukan di akun real yang bisa berdarah.

4. Menahan Posisi Rugi – “Saya Belum Rugi Kalau Belum Saya Tutup”

Inilah mindset yang menghancurkan 90% trader di luar sana. Menahan posisi rugi bukan berarti kamu sabar, tapi kamu sedang mengorbankan satu-satunya peluru yang kamu punya: modal.

Trader hebat bukan yang tidak pernah kalah, tapi yang tahu kapan harus berhenti. Cut loss bukan tanda kegagalan — itu bukti kamu cukup pintar untuk bertahan hidup.

Pasar tidak peduli dengan egomu. Kalau kamu tidak bisa menerima kerugian kecil, bersiaplah kehilangan segalanya. Jangan berambisi untuk selalu benar — berambisilah untuk tetap bisa trading besok.

5. Tidak Belajar dari Kesalahan – “Rugi Tapi Masih Pede”

Banyak trader blow akun lalu dengan santainya buka akun baru — tanpa pernah meninjau apa yang salah. Tidak ada catatan, tidak ada evaluasi, tidak ada jurnal. Hasilnya? Kesalahan yang sama terulang, hanya dengan nominal kerugian yang lebih besar.

Saya pernah punya murid yang tiga kali berturut-turut menghancurkan akunnya. Saat ditanya kenapa, dia menjawab, “Nggak apa-apa, kali ini saya pasti beruntung.” Tebak apa yang terjadi? Ya, dia blow akun lagi.

Pasar tidak menghukum pemula — pasar menghukum mereka yang keras kepala dan tidak disiplin. Trader sukses pun sering kalah, tapi jarang dua kali karena kesalahan yang sama.

Kesimpulan: Kalah Itu Wajar, Tapi Bodoh Kalau Diulang

Kalau kamu bisa menghindari lima kesalahan di atas, kamu sudah selangkah lebih maju dibandingkan 90% trader lain. Trading bisa jadi jalan cepat menuju kebebasan finansial — tapi hanya untuk mereka yang punya kekuatan mental, disiplin, dan kemampuan mengendalikan diri.

Mulailah dari hal sederhana: tulis Trading Journal-mu hari ini. Catat setiap keputusan, setiap kesalahan, setiap emosi. Dalam 30 hari, kamu akan melihat versi dirimu yang lebih kuat dan lebih bijak di depan chart.

Jadi, dari lima kesalahan di atas, mana yang paling sering kamu lakukan? Bagikan pengalamanmu di kolom komentar dan jadilah inspirasi bagi trader lain!

Kalau kamu ingin terus belajar strategi, mindset, dan tips trading realistis tanpa drama “cepat kaya”, pastikan kamu follow akun sosial media INVEZTO. Di sana kamu akan menemukan banyak insight tajam dan update menarik tentang dunia trading modern.

Selamat trading — semoga kali ini kamu belajar sebelum pasar mengajarimu dengan cara yang mahal.

You may also like

Related posts